Pemasok Global Perangkat Uji Laboratorium Bahan Tahan Api Satu Atap

Kirim Surat ke Kami:[email protected]

Semua Kategori
Berita Perusahaan

Halaman Utama /  Berita  /  Berita Perusahaan

Kemampuan Pengujian di Luar Negeri Ditingkatkan: Anak Perusahaan China 15MCC di Indonesia Memperkenalkan Peralatan Uji Fire Assay Skala Penuh

Jun 15, 2026 0

Dalam lanskap pertambangan logam non-ferrous global, pengujian kualitas logam mulia secara langsung terkait dengan penilaian akurat sumber daya mineral dan penetapan harga pasar produk akhir. Baru-baru ini, PT MCC15 Engineering and Construction (anak perusahaan Indonesia dari China 15MCC Group) berhasil memperoleh sistem peralatan uji api (fire assay) lengkap berkapasitas 24 sampel. Ini menandai langkah maju signifikan bagi perusahaan dalam meningkatkan kualifikasi laboratoriumnya serta memperdalam kapabilitas teknisnya.

Metode uji api secara internasional diakui sebagai teknik klasik untuk menganalisis kandungan logam mulia. Metode ini banyak digunakan di berbagai bidang, seperti eksplorasi geologi, pengembangan tambang, peleburan, dan pengujian pihak ketiga, serta sangat dipercaya di industri karena kemampuan pengambilan sampel yang representatif, cakupan aplikasi yang luas, serta kemampuan pengayaan yang unggul. Sistem ini beroperasi berdasarkan prinsip reaksi redoks suhu tinggi, yang secara efektif memisahkan logam mulia dari kotoran terkait pada suhu antara 1.100°C hingga 1.300°C guna memungkinkan penentuan presisi tinggi terhadap logam seperti emas, perak, platinum, dan paladium. Keunggulan teknisnya sangat menonjol, antara lain presisi pengendalian suhu sebesar ±1°C, yang secara signifikan mengurangi risiko kesalahan akibat operasi manual.

57b8790a-38d1-4667-9555-ee994794f11e.png

Sebagai pijakan strategis utama bagi Grup 15MCC di pasar Indonesia, anak perusahaan ini telah menangani tugas-tugas konstruksi serta operasi dan pemeliharaan untuk sejumlah proyek industri besar sejak berdirinya pada tahun 2016. Proyek-proyek tersebut meliputi jalur produksi nikel pirometalurgi di Kawasan Industri Baja Tsingshan Xindabei, proyek nikel-kobalt hidroksida hidrometalurgi berkapasitas 60.000 ton milik Huayue, serta proyek peleburan tembaga berkapasitas 900.000 ton/tahun milik Amman Indonesia. Penempatan sistem uji api (fire assay) berkapasitas 24 sampel ini bukan sekadar akuisisi peralatan laboratorium, melainkan mencerminkan pergeseran strategis dari kontrak konstruksi umum menuju penyediaan layanan teknis mendalam. Sistem ini mampu memproses secara bersamaan 24 sampel melalui tahap peleburan (fusion) dan kupelasi (cupellation), sehingga secara signifikan mempercepat waktu penyelesaian analisis sampel dan mengatasi hambatan berupa durasi proses yang panjang serta kapasitas throughput terbatas yang kerap terjadi pada pengujian eksternal konvensional. Rangkaian peralatan ini memiliki konstruksi kokoh dan fungsionalitas lengkap, biasanya terdiri atas beberapa modul inti: tungku peleburan uji api (fire assay fusion furnace) untuk melebur sampel bijih bersama fluks guna membentuk butiran timbal (lead buttons); tungku kupelasi (cupellation furnace) untuk memproses butiran timbal pada suhu tinggi sehingga menghasilkan butiran logam mulia berwarna keperakan; serta forklift untuk memuat dan membongkar krusibel, yang mengurangi intensitas tenaga kerja manual sekaligus menjamin keselamatan dan efisiensi selama proses peleburan bersuhu tinggi dan pengangkutan. Selain itu, bahan habis pakai yang menyertainya—seperti krusibel dan cawan kupel magnesia—mencegah oksidasi logam mulia selama proses kupelasi, sehingga menjamin keandalan data untuk penimbangan dan analisis lanjutan. Sistem analisis presisi ini juga terintegrasi dengan peralatan pendukung seperti neraca analitik berakurasi 0,1 mg (empat angka desimal), pengaduk krusibel, sekop dan garpu tungku, serta rak pendingin. Bagi proyek pertambangan dan metalurgi yang sedang berjalan di perusahaan Indonesia ini, peralatan ini memungkinkan pemantauan tepat waktu dan akurat terhadap kandungan logam mulia dalam bahan baku atau produk setengah jadi yang diterima, sehingga secara efektif mendukung penyesuaian proses pencampuran bijih peleburan di hulu serta penilaian mutu produk akhir di hilir.

d1792b31-dd22-48a4-92b9-c72503c86b54.png

Dalam hal penerapan praktis, nilai teknis peralatan ini sangat nyata dalam kajian sistematis terhadap pola kemunculan logam mulia di dalam cadangan bijih utama Indonesia. Indonesia memiliki sumber daya tembaga-emas polimetalik yang melimpah; deposit emas epitermal ber-sulfidasi tinggi khas dan deposit tembaga-emas porfiri sering kali mengandung emas dan perak berkadar tinggi sebagai mineral asosiasi. Dengan diadopsinya sistem uji peleburan api (fire assay) berposisi 24 ini, perusahaan Indonesia memperoleh kemampuan pengujian logam mulia secara mandiri. Hal ini memungkinkan analisis kimia cepat di lokasi terhadap sampel bijih hasil penambangan dan produk antara hasil peleburan, sehingga menghilangkan ketidakpastian yang terkait dengan pengujian di luar lokasi secara konvensional yang memakan waktu, serta menyediakan data teknis krusial guna mendukung organisasi dan penjadwalan produksi di lokasi.

6c5499bf-655d-4776-a4d4-64c46fbb0d37.png

Pengenalan sistem analisis api lengkap berposisi 24 ini tidak hanya secara signifikan meningkatkan kemampuan teknis dan peralatan anak perusahaan China 15th Metallurgical Construction Group di Indonesia, tetapi juga menunjukkan penerapan praktis strategi perusahaan dalam memperluas bisnisnya ke luar negeri. Sambil mempertahankan posisi terdepannya dalam operasi konstruksi inti, perusahaan tersebut semakin meningkatkan kemampuan layanan lokal berbasis rantai nilai penuh melalui pengembangan fungsi dukungan teknis, seperti pengujian laboratorium dan analisis material. Ke depan, dengan mulainya operasional resmi ke-24 unit analisis api ini di pusat pengujian anak perusahaan Indonesia, perusahaan China 15th Metallurgical Construction Group di Indonesia siap mencapai terobosan lebih lanjut dalam transformasi cerdas operasi pengujian mineral dan metalurgi, sehingga terus memberikan dorongan inovatif bagi upaya Grup untuk menjadi merek kelas dunia di bidang rekayasa logam non-besi.